25 April 2010

Rain in My Room

Aku terbangun dengan tetesan air yang berisik membasahi genteng rumahku. Ternyata sudah pagi.. Tadi malam aku tertidur, dan aku tidak melihat bulan.. Seperti ada yang kurang ketika tiba-tiba pagi datang..


Hujan.

Aku membuka tirai jendela kamarku. Tetesan air hujan deras mengalir dari awan di atas sana. Bau tanah menyerbak masuk ke dalam ruanganku. Sejuk dan segar.

Aku terus berjalan keluar kamar dan mnatap hujan dari teras rumah. Sangat menenangkan. Mengirimkan sebuah pesan singkat untuk bulan yang tak sempat aku lihat tadi malam. Menyaksikan tetes hujan datang dan menghantam tanah.

Aku tidak pernah suka hujan. Tidak lagi semenjak aku bersama dia..

Aku hanya berharap bulan bisa melihat hujan ini bersamaku pagi ini. Hujan yang sederhana, dan sangat indah.. Jauh lebih indah melebihi bintang-bintang yang ia takutkan..

0 comment:

Post a Comment